Cara Memilih Benih Padi Unggul Indikator Garam dan Telur

20150820120339-Slide1

Tidak ada petani yang berharap hasil dari produksinya mengalami kegagalan atau tidak memperoleh hasil, begitupun untuk petani yang membudidayakan padi. Akan tetapi tidak sedikit petani yang tidak mengetahui adanya keterkaitan antara satu komponen dengan komponen lainnya, salah satu komponen yang tidak kalah pentingnya yaitu memilih benih yang bermutu dan berkualitas tinggi ketika akan menanam padi.

Salah satu informasi pertanian yang penting dalam meningkatkan produksi padi yaitu bagaimana Cara Memilih Benih Padi Unggul Indikator Garam dan Telur dengan menggunakan indikator telur dan garam. Adanya bantuan dari pemerintah berupa program peningkatan produksi beras nasional seperti BLBU, SLPTT, dan Program lainnya tentu sangat membantu petani, akan tetapi dalam kenyataanya ada sebagian petani yang belum mengetahui cara terbaik dalam memperlakukan benih yang didapat dari bantuan pemerintah.

Dari perlakuan petani tidak sedikit ketika memperoleh benih bantuan ataupun benih yang diambil dari panen musim sebelumnya langsung di rendam dalam air untuk memisahkan antara benih hampa dan yang bernas, dari perlakuan tersebut diperolehlah benih yang menurut petani baik, akan tetapi dari pengalaman yang ada didapatkan pertumbuhan bibit padi yang tidak seragam dan menghasilkan produksi yang tidak maksimal, ini terjadi karena ternyata benih yang didapat tidak memenuhi syarat tumbuh terbaik atau indikasi retak dan hampa masih mengalami tenggelam didasar.

Saat ini ada cara yang bisa dipilih oleh petani dalam memperoleh benih unggul terbaik yaitu dengan cara memilih benih unggul padi bernas menggunakan indikator telur dan garam, cara ini bertujuan untuk memisahkan benih yang bernas dari benih yang jelek. Caranya sangatlah mudah yaitu dengan hanya menyediakan air, garam, telur, wadah (ember) dan benih beras, berikut merupakan cara / tahapan perlakuannya:

  • Siapkam wadah. Wadah yang di gunakan boleh ember atau wadah yang akan diisi air, garam, telur dan benih padi yang siap diseleksi
  • Masukkan air kedalam wadah. Tes awal masukkan sebutir telur ke air dan telur akan tenggelam kedasar air, ini terjadi karena berat jenis telur lebih besar dari berat jenis air
  • Masukkan garam ke dalam air (Ini bertujuan agar berat jenis air garam menjadi meningkat). Masukkan garam disertai dengan diaduk-aduk biar lebih cepat larut, dan tambahkan garam hingga telur bila dimasukkan menjadi terapung kepermukaan air
  • Masukkan telur kedalam air. Apakah mengapung? Bila belum maka tambahkan lagi garam, dan bila sudah mengapung maka pemberian garam diberhentikan. (umumnya telur mengapung pada perbandingan 20 gram garam setiap 1 liter air)
  • Kelaurkan telur yang sudah dalam keadaan mengapung
  • Masukkan benih kedalam larutan air garam. Benih yang bernas akan tenggelam, benih yang hampa dan retak akan mengapung.
  • Buang benih yang mengapung.
  • Pilih benih yang tenggelam sempurna.
  • Cuci bersih dan tiriskan benih yang tenggelam tadi.

Bila sudah melakukan cara seperti diatas, maka diperolehlah benih bernas yang bermutu dan berkualitas yang siap untuk perlakuan berikutnya dalam proses menyiapkan benih bernas.

Semoga informasi tentang bagaimana cara memilih benih padi unggul indikator garam dan telur ini bermanfaat untuk anda semuanya. Salam Pertanian Indonesia menuju pertanian yang berdikari dan sejahtera.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s